STUDY PROGRAM 16 August 2024 1 read

Komunikasi dan Penyiaran Islam

Komunikasi dan Penyiaran Islam

Dr. Aliman, Lc., M.Fil.I.
Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam



Profil Singkat
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam mendapatkan status diakui menjadi Program Sarjana S1 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dengan Nomor 89 Tahun 2015 di bawah naungan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar dan merupakan salah satu dari 3 Program Studi Terintegrasi dengan Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar


VISI KEILMUAN Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dideskripsikan kedalam tiga aspek utama, yaitu:

1. Disiplin Ilmu dan Kekhasan Keilmuan

Visi keilmuan Prodi KPI berpusat pada pengembangan ilmu komunikasi dan penyiaran Islam yang tidak hanya berorientasi pada dakwah secara normatif, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman, humanis, dan berbasis kompetensi kebahasaan, khususnya bahasa Arab. Cita-cita keilmuannya adalah membangun keunggulan program studi melalui integrasi antara dakwah modern, komunikasi Islam, penyiaran, teknologi media, dan kompetensi bahasa Arab sebagai ciri khas utama prodi. Dengan demikian, KPI tidak sekadar mengkaji teori komunikasi, tetapi juga mengembangkannya dalam kerangka komunikasi dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer.

Secara substantif, kekhasan keilmuan ini tampak pada orientasi prodi untuk menghasilkan kajian dan praktik komunikasi Islam yang mampu menjawab perubahan sosial, budaya digital, dan kebutuhan penyiaran keagamaan yang profesional. Keunikan tersebut juga diperkuat oleh mata kuliah penciri seperti Dasar-Dasar Broadcasting, Media Komunikasi Dakwah, Elektronikal Dakwah, Manajemen Radio dan Televisi, Manajemen Media Massa, dan Bahasa Arab, yang menunjukkan bahwa bidang unggulan prodi terletak pada persilangan antara studi komunikasi, media penyiaran, dakwah, dan literasi keislaman.

2. Akademik dan Riset

Dalam bidang akademik dan riset, visi keilmuan KPI mengarahkan dosen dan mahasiswa pada fokus penelitian di rumpun komunikasi dakwah, media penyiaran Islam, pengembangan media digital, serta praktik komunikasi keagamaan yang humanis dan transformatif. Arah ini selaras dengan pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), sehingga pembelajaran dirancang tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktis, profesional, dan kontekstual dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam.

Arah pengembangan laboratorium juga menegaskan identitas akademik prodi, yaitu melalui dukungan sarana seperti studio mini, laboratorium dakwah, dan Radio Insania FM. Fasilitas ini menjadi ruang penguatan praktik produksi media, penyiaran, dakwah digital, dan eksperimen komunikasi Islam berbasis teknologi. Dengan demikian, laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pembelajaran, tetapi sebagai pusat pembentukan kompetensi khas KPI dalam bidang broadcasting dan media dakwah.

Dari sisi materi kurikulum, kekhasan yang diajarkan terletak pada perpaduan antara teori komunikasi, keterampilan penyiaran, manajemen media, dakwah kontemporer, dan penguatan bahasa Arab. Hal ini menunjukkan bahwa Prodi KPI mengarahkan pengembangan akademiknya pada lulusan yang mampu menjadi komunikator, penyiar, pengelola media, dan dai yang profesional di era digital.

3. Tujuan

Tujuan visi keilmuan ini adalah memberi identitas akademik yang khas, relevan, dan berdaya saing bagi Prodi KPI di tengah perkembangan IPTEKS dan kebutuhan masyarakat. Identitas itu dibangun melalui posisi KPI sebagai program studi yang unggul dalam komunikasi dan penyiaran Islam yang adaptif, humanis, serta memiliki kelebihan pada kompetensi bahasa Arab. Dengan identitas tersebut, prodi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami ilmu komunikasi secara umum, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks dakwah, media, dan pelayanan sosial-keagamaan secara profesional.

Secara lebih luas, visi keilmuan ini juga bertujuan agar Prodi KPI memiliki arah pengembangan yang konsisten dengan visi perguruan tinggi dan UPPS, sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan hadirnya tenaga profesional di bidang media, komunikasi publik, dan dakwah Islam yang moderat, efektif, dan berbasis teknologi. Karena itu, visi keilmuan KPI berfungsi sebagai dasar penentuan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan kelembagaan, dan penguatan sarana akademik secara berkelanjutan.

Dengan demikian Visi keilmuan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah:

“Menjadi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang Unggul dalam pengembangan dakwah dan penyiaran Islam yang profesional dan terampil berbahasa Arab”

MISI

Langkah-langkah strategis dan peran yang akan dilakukan untuk mencapai Visi (pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian, dan tata kelola):

  1. Misi Pendidikan: Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran Komunikasi dan Penyiaran Islam yang mengintegrasikan kecakapan teknologi media digital (adaptif), nilai-nilai etika komunikasi Islam (humanis), serta penguasaan bahasa Arab secara intensif.
  2. Misi Penelitian: Mengembangkan riset inovatif di bidang komunikasi Islam dan media penyiaran yang responsif terhadap isu-isu kontemporer serta berbasis pada kajian literatur Islam (turats) berbahasa Arab.
  3. Misi Pengabdian Masyarakat: Menerapkan keilmuan komunikasi Islam melalui pendampingan literasi media dan dakwah yang mencerahkan (humanis) serta pelatihan kebahasaan bagi masyarakat luas.
  4. Misi Tata Kelola & Kerja Sama: Mewujudkan tata kelola program studi yang profesional, berintegritas, dan berjiwa entrepreneurship dalam membangun kemitraan strategis dengan institusi media, lembaga keagamaan, dan dunia internasional.

TUJUAN

  1. Tujuan Pendidikan: Menghasilkan sarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam yang:
  1. Adaptif: Menguasai teknologi produksi konten dan strategi media baru.
  2. Humanis: Memiliki kepribadian islami yang moderat dan santun dalam berkomunikasi.
  3. Kompeten: Mampu berbahasa Arab baik lisan maupun tulisan sebagai bahasa komunikasi global dan kajian Islam.
  1. Tujuan Penelitian: Menghasilkan karya ilmiah dan publikasi bereputasi yang menawarkan solusi atas problematika komunikasi umat serta memperkaya khazanah ilmu dakwah berbasis literatur Arab dan teknologi digital.
  2. Tujuan Pengabdian Masyarakat: Terwujudnya masyarakat yang cerdas bermedia (literate) dan santun dalam berkomunikasi melalui program pemberdayaan berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
  3. Tujuan Tata Kelola & Kerja Sama: Terwujudnya sistem manajemen prodi yang akuntabel (integritas) serta perluasan jaringan kerja sama yang produktif (entrepreneurship) untuk mendukung daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

STRATEGI

Metode dan upaya konkret untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan:

1.   Strategi Pendidikan

  1. Kurikulum Integratif-Adaptif: Menyusun kurikulum yang memadukan mata kuliah produksi media digital (content creator, jurnalistik online) dengan mata kuliah Arabic for Media secara berjenjang.
  2. Pendekatan Humanis: Menerapkan metode pembelajaran Student-Centered Learning (SCL) yang menekankan pada etika komunikasi dan studi kasus moderasi beragama.
  3. Penguatan Entrepreneurship: Menghadirkan mata kuliah Mediapreneurship di mana mahasiswa diwajibkan merintis rintisan usaha (start-up) media dakwah atau jasa komunikasi kreatif

2.   Strategi Penelitian

  1. Peta Jalan (Roadmap) Riset: Fokus pada tema "Transformasi Dakwah Digital" dan "Analisis Wacana Media Berbahasa Arab".
  2. Kolaborasi Dosen-Mahasiswa: Mewajibkan pelibatan mahasiswa dalam penelitian dosen, khususnya dalam penerjemahan dan analisis konten media Timur Tengah.
  3. Klinik Jurnal: Menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel ilmiah secara berkala untuk menembus jurnal terakreditasi SINTA dan jurnal internasional.

3.   Strategi Pengabdian Masyarakat

  1. Desa Binaan Literasi: Membentuk desa atau komunitas binaan yang fokus pada "Keluarga Sadar Media" untuk menangkal hoaks (aspek humanis/perlindungan umat).
  2. Pelatihan Bahasa & Dakwah: Mengadakan pelatihan Public Speaking dan Arabic for Da'wah bagi remaja masjid dan santri pesantren.
  3. Karya Pengabdian Digital: Produksi konten layanan masyarakat (ILM) yang disebarluaskan melalui media sosial sebagai bentuk dakwah virtual.

4.   Strategi Tata Kelola & Kerja Sama

  1. Digitalisasi Layanan (Integritas): Mengimplementasikan sistem informasi akademik dan administrasi yang transparan dan real-time untuk menjamin akuntabilitas layanan.
  2. Pengembangan SDM (Profesional): Memfasilitasi dosen untuk studi lanjut, sertifikasi kompetensi penyiaran/jurnalistik, dan kursus bahasa Arab lanjutan.
  3. Kemitraan Strategis (Entrepreneurship & Global):
  4. Membangun MoA (Memorandum of Agreement) dengan stasiun TV/Radio dan portal berita untuk magang mahasiswa.
  5. Menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan di Timur Tengah atau lembaga bahasa Arab (seperti LIPIA atau Pusat Kebudayaan) untuk pertukaran pelajar/dosen (mendukung visi Universitas berdaya saing Internasional)


PROSPEK LULUSAN PROGRAM STUDI KPI

  • Da’i/Muballigh
  • Akademisi Bidang Dakwah, Komunikasi Islam, dan Bahasa Arab
  • Penyuluh Agama Islam
  • Public Speaker
  • Broadcaster/Penyiar Radio dan Televisi
  • Jurnalis
  • Penulis
  • Content Creator
  • Sociopreneur
Kunjungi Website Komunikasi dan Penyiaran Islam